Lompat ke isi utama

Berita

BAWASLU SUMSEL AJAK JURNALIS KAWAL PEMILU

BAWASLU SUMSEL AJAK JURNALIS KAWAL PEMILU

Palembang, Bawaslu Sumsel – Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar sosialisasi pengawasan pemilu partisipatif. Kegiatan dengan tema peran jurnalis media untuk membangun efektivitas pengawasan pemilu serentak tahun 2024 ini digelar selama dua hari (Rabu-Kamis / 14-15/12/2022) di hotel Beston Palembang.

Dalam sambutannya saat pembukaan Ketua Bawaslu Sumsel Yenli Elmanoferi, mengajak jurnalis di Sumsel untuk ikut mengawal pemilu.

“Mari bersama sama kita kawal proses demokrasi. Kehadiran kami 24 jam di tengah tengah masyarakat, peserta pemilu tak mungkin hanya sendiri, baik Bawaslu Kabupaten/Kota atau pun Panwascam yang sudah terbentuk,” kata Yenli.

Yenli mengatakan semestinya pengawas-pengawas kami juga mempunyai naluri jurnalis, bagaimana melakukan sesuatu itu sudah menjadi catatan, ulasan dituangkan dalam tulisan dan menjadi berita. “Oleh sebab itu, Bawaslu dengan Jurnalis hampir sama, tidak ada bedanya, dengan pengawasan, melihat, mendokumentasikan dan dituangkan dalam dokumen pengawasan,” ujarnya.

Sementara, Kabag Pengawasan dan Hubal, Abdul Rahim, selaku ketua pelaksana mengatakan, media merupakan mitra strategis Bawaslu dalam menyampaikan informasi yang faktual dan berimbang kepada masyarakat.

“Dengan adanya kegiatan ini kami berharap para Jurnalis mampu menyampaikan informasi kepada masyarakat, terkait wewenang dan tugas Bawaslu,” ujarnya.

Sementara, Anggota Bawaslu Sumsel, Muhammad Sarkani mengatakan kegiatan ini sangat penting. Karena dengan adanya media, informasi dapat luas diterima oleh masyarakat.

“Karena tanpa media, Bawaslu tidak dapat leluasa dalam mensosialisasikan dan memberikan pengetahuan kepada masyarakat,” katanya.

Anggota Bawaslu Sumsel Ahmad Naafi mengungkapkan keterlibatan media massa dalam melaksanakan amanat UU, sudah dimulai tahun 2004 lalu.

“Jadi, keberadaan rekan-rekan media massa dalam pengawasan Pemilu, sejak tahun 2004 lalu. Jadi tak asing lagi,” jelasnya.

Mantan Jurnalis itu mengatakan, peran pers dominan dalam melaksanakan kontrol aosial dan pengawasan Pemilu di Indonesia. Sehingga, unsur pers ini akan terus terlibat dalam pengawasan Pemilu.

“Peran serta dari media massa tidak akan terhenti dalam pengawasan Pemilu. Bersama Bawaslu kita tegakkan pemilu,” singkatnya.

Kegiatan dihadiri oleh Jurnalis dari berbagai organisasi seperti PWI Sumsel, AJI Palembang, IWO Sumsel, IJTI, Pewarta FJP dan lainnya.

[Humas Bawaslu Sumsel]

Editor : A. Fajri Hidayat

Fotografer : Bobby Aditya Nugraha

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle