Ardiyanto Tegaskan Orientasi PPPK Jadi Instrumen Penting Wujudkan ASN Bawaslu yang Profesional
|
Palembang, Bawaslu Sumsel - Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, Pendidikan dan Pelatihan Bawaslu Sumsel, Ardiyanto, menjelaskan arah kebijakan penyelenggaraan orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) kepada peserta peserta orientasi PPPK Tahun 2026 secara daring pada Rabu (29/7/2026). Ia mengatakan, pelatihan ini difokuskan pada pengenalan nilai dan etika pada instansi pemerintah, khususnya di Bawaslu.
“Langkah strategis ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Bawaslu dalam mewujudkan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang profesional, akuntabel, dan berintegritas,” kata Ardiyanto.
Ardiyanto menegaskan bahwa PPPK Bawaslu merupakan unsur stategis dalam roda pemerintahan dan pengawasan pemilu. Oleh karena itu, pembekalan berupa orientasi sistematis dan terstuktur menjadi kebutuhan mutlak bagi pegawai yang baru diangkat sebelum menjalankan tugas jabatan secara penuh.
“Orientasi ini dirancang bukan hanya sekedar pemenuhan administrasi, melainkan instrumen pembentukan karakter pegawaigara selaras dengan nilai dasar ASN BerAKHLAK serta nilai kelembagaan Bawaslu,” tambah Ardiyanto.
Terakhir, Ardiyanto meminta agar seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian orientasi ini dengan sungguh-sunggh demi optimalnya kinerja pengawasan pemilu kedepan.