Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Sumsel Ikuti Launching Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP) Daring

Bawaslu Sumsel Ikuti Launching Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP) Daring

Jakarta, BAWASLU SUMSEL - Bawaslu Provinsi Sumatera Selatan mengikuti Launching Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif Daring Rabu 9 April 2020. Kegiatan Launching ini bertepatan dengan perayaan Dirgahayu Bawaslu RI ke-12 Tahun. Kegiatan yang dihelat Bawaslu RI ini disiarkan langsung dari kantor Bawaslu RI melalui video conference dan live channel youtube.

Dalam sambutannya Ketua Bawaslu RI Abhan menyampaikan bahwa tahun ini adalah jumlah peserta yang terbanyak mendaftarkan diri. Dan ini juga untuk pertama kalinya menggunakan metode daring Meskipun ditengah kondisi pandemic Covid-19 namun tidak menyurutkan semangat para peserta untuk mengikuti SKPP daring.  

“Saya apresiasi semua, baik di pusat, provisi, maupun kab kota,” terang Abhan.

Hal serupa disampaikan Kordiv Penindakan, Ratna Dewi Petalolo, SKPP daring ini adalah satu bentuk nyata bahwa Bawaslu tidak pernah tidur. Ia bersama para pimpinan lain selalu mengembangkan inovasi, ide ide kreatif dalam rangka meningkatkan kualitas demokrasi di Indonesia.

“SKPP daring merupakan wujud kinerja bawaslu yang inovatif dan aksesabel, harus dimanfaatkan dengan baik”, ungkap Ratna

Rahmat Bagja, Kordiv Penyelesaian Sengketa, menambahkan bahwa Bawaslu menyambut peserta SKPP dengan penuh sukacita. Ia berharap suatu saat nanti alumni SKPP kedepan bisa menjadi komisioner atau aparat negara yang baik.

Meskipun terhitung program baru yang inovatif, Fritz Edwrd Siregar, Kordiv. Hukum dan Humas, mengajak para peserta untuk melakukan sesuatu di luar zona nyaman. Pihaknya menegaskan bahwa Bawaslu RI, Bawaslu provinsi dan Bawaslu kab/ kota berusaha melakukan yang terbaik dengan sistem daring dan menjamin kualitas SKPP secara daring tidak mengurangi kualitas dari SKPP yang ada.

“Pesan saya meskipun dalam suasana di tengah pandemic Covid-19, semoga tidak menghalangi semangat #sahabatbawaslu untuk mengikuti SKPP daring ini sampai dengan akhir,” ungkapnya.

Sementara M. Afifuddin, Koordinator divisi sosialisasi berharap sekolah kader dengan jumlah 20.665 ini benar-benar akan menghasilkan kader terbaik.

“SPP Daring menjawab tantangan melaksanakan pengawasan dalam kondisi pandemic covid-19. SKPP mencetak masyarakat yang lebih partisipatif dan penyelenggara yang berkualitas kedepan.  Terakhir, saya mengucapkan terimakasih untuk semua pihak yang terlibat,” tambah Afif.

Ketua Bawaslu Sumsel Iin Irwanto mengungkapkan bahwa pelaksanaan SKPP Daring ini merupakan bentuk dan langkah nyata Bawaslu untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis tentang pengawasan bagi kader-kader pengawas dan pemantau serta sarana berbagi pengetahuan dan keterampilan tentang partisipasi masyarakat.

“saya berharap peserta yang telah terpilih untuk mengikuti SKPP Daring ini dapat menyerap ilmu sebanyak-banyaknya untuk nantinya diimplementasikan dilapangan,” pungkas Iin.

Untuk Propinsi Sumatera Selatan sendiri berdasarkan data dari Bawaslu RI  terdapat 681 pendaftar yang ingin mengikuti SKPP Daring ini. (Zan/Naw)

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle