Lompat ke isi utama

Berita

BAWASLU SUMSEL MATANGKAN PERSIAPAN HADAPI PHPU

BAWASLU SUMSEL MATANGKAN PERSIAPAN HADAPI PHPU

Ketua Bawaslu Sumsel Kurniawan saat membuka kegiatan Rapat Kerja Teknis Penyusunan dan Penyiapan Bahan Awal Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Tahun 2024 di Hotel The ALTS, Palembang, Rabu (17/4/2024).

Palembang, Bawaslu Sumsel - Ketua Bawaslu Sumsel Kurniawan menegaskan pentingnya persiapan awal dalam menghadapi proses Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU). Dirinya mengatakan walaupun telah lama tanpa kegiatan, kini Bawaslu kembali bergerak dalam rangka mempersiapkan keterangan terkait dengan PHPU.

“Dalam konteks persiapan, kami (Bawaslu Sumsel) telah menerima 17 permohonan sengketa PHPU yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi (MK), dengan 12 di antaranya berkaitan langsung dengan Kabupaten/Kota di Sumatera Selatan. Kami telah mempersiapkan diri untuk memberikan keterangan terkait permohonan ini, dan sepenuhnya akan mengkoordinasikan dengan Bawaslu di tingkat Kabupaten/Kota,” ujar Kurniawan dalam Rapat Kerja Teknis Penyusunan dan Penyiapan Bahan Awal Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Tahun 2024 di Hotel The ALTS, Palembang, Rabu (17/4/2024).

Menurut Kurniawan, pemberian keterangan akan melibatkan Ketua dan Koordinator Divisi yang membidangi Hukum untuk masuk ke dalam ruang sidang. Persiapan ini tidak hanya melibatkan pihak pimpinan, tetapi juga seluruh jajaran sekretariat Bawaslu masing-masing.

“Kami juga sudah menyampaikan kepada Bawaslu agar Bawaslu Kabupaten/Kota ikut masuk ke dalam ruang persidangan. Jadi, mudah-mudahan nanti Bawaslu Kabupaten/Kota bisa masuk dan memberikan keterangan langsung terkait dengan kasus yang terjadi di wilayahnya masing-masing," jelas Kurniawan

Kurniawan juga menyampaikan pentingnya rekam jejak administrasi sebagai dasar dalam memberikan keterangan di MK. Dia menekankan bahwa keterangan yang disampaikan harus didasarkan pada rekam jejak administrasi, seperti laporan, surat, dan upaya pencegahan yang dilakukan.

“Kami selalu mengingatkan untuk menjaga rekam jejak administrasi dengan baik. Rekam jejak administrasi menjadi hal yang sangat penting. Keterangan yang disampaikan haruslah didasarkan pada rekam jejak administrasi yang kuat. Mulai dari laporan, surat, hingga upaya pencegahan yang telah dilakukan,” ungkap Pria kelahiran 29 September 1975 tersebut.

Terakhir, ditutup dengan suasana lebaran yang masih terasa, Kurniawan berkesempatan menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh peserta kegiatan. Dia juga menyampaikan harapannya untuk kebaikan di tahun yang akan datang khususnya kepada seluruh jajaran Bawaslu se-Sumsel.

“Saya pribadi maupun secara kelembagaan mengucapkan minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Mohon maaf atas kesalahan khilaf selama satu tahun belakang. Semoga kita semua berada dalam kebaikan dalam satu tahun ke depan di Ramadhan yang akan datang. Aamiin,” tutupnya.

Penulis : Bobby Aditya Nugraha

Foto : Annisa Karimah/Achmad Bardedy

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle