Bawaslu Sumsel Soroti Empat Poin Utama Jelang Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024
|
Palembang, Bawaslu Sumsel - Dengan disepakatinya pelaksanaan pemilu pada 14 Februari 2024 dan pemilihan kepala daerah serentak pada 27 November 2024, berbagai persiapan Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024 sudah harus dilakukan oleh Bawaslu agar pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024 dapat berjalan lancar.
Untuk itu, ketua Bawaslu Sumsel Iin Irwanto dalam penyampaian materinya pada acara Diskusi Politik Kesiapan Menghadapi Pemilu 2024 yang diadakan oleh Netfid Sumsel jumat (4/2) menyampaikan empat poin utama yang menjadi fokus Bawaslu Sumsel agar pelaksanaan pemilu dan pemilihan serentak tahun 2024 dapat berjalan aman, damai dan zero konflik.
Pertama, kesiapan dari sisi penyelenggara. Jika penyelenggaranya kompeten dan berkualitas, tentu akan baik pula kualitas penyelenggaraan pemilu dan pemilihan kepala daerahnya. Untuk itu, sesuai amanat Undang-Undang, saat ini presiden melalui tim seleksi sedang melakukan seleksi penyelenggara KPU dan Bawaslu di tingkat pusat. Semoga nanti akan terpilih penyelenggara yang memiliki kompetensi untuk mengawal pesta demokrasi tahun 2024.
Komisioner KPU dan Bawaslu sendiri akan dipilih oleh DPR dan dilantik oleh presiden. Penyelenggara pemilu yang dipilih tentu harus memenuhi persyaratan dan kriteria yang dibutuhkan. Dalam persyaratannya yaitu mempunyai integritas, kepribadian yang kuat, jujur dan adil selain itu juga diharapkan memiliki kemampuan serta pengetahuan dalam hal penyelenggaraan pemilu, ketatanegaraan dan kepartaian. Bagi komisioner Bawaslu tentu juga disyaratkan memahami terkait tugas-tugas kepengawasan pemilu yang dilakukan oleh Bawaslu.
“Kesiapan penyelenggara merupakan persiapan pertama yang harus dilakukan jelang pemilu dan pemilihan serentak tahun 2024, tentunya para penyelenggara yang nantinya terpilih diharapkan memiliki integritas, kepribadian yang kuat, jujur dan adil serta memiliki kemampuan dan pengetahuan dalam hal penyelenggaraan pemilu serta tugas-tugas pengawasan pemilu,” ungkap Iin.

Awal dari kesuksesan pemilu itu sendiri dimulai dari proses seleksi yang berkualitas yang menghasilkan penyelenggara yang kompeten dan tangguh. Karena dipundaknyalah kesuksesan pemilu dipertanggungjawabkan.
Kedua, kesiapan regulasi. Pada pengalaman penyelenggaraan pemilu dan pemilihan serentak sebelumnya, kesiapan regulasi terkait waktu yang tepat hadirnya regulasi seringkali menjadi titik krusial terjadi. Karena proses yang dijalankan dalam proses pelaksanaan tahapan terikat oleh waktu. Karena itu, regulasi harus bisa selesai dan bisa dilaksanakan dalam waktu yang tepat.
Ketiga, manajemen pelaksanaan. Ini menjadi hal yang paling penting untuk diperhatikan oleh kita semua. Bahwa penyelenggaraan pemilu adalah pekerjaan penyelenggara dari tingkat pusat sampai dengan tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS).
“Petugas disemua tingkatan harus betul-betul berintegritas, profesional, jujur dan adil. Apakah kualitas penyelenggara akan sama tentunya ini membutuhkan pengawasan dan dukungan dari semua pihak demi suksesnya penyelenggaraan,” lanjut Iin.

Beberapa masalah yang timbul di lapangan berdasarkan pengalaman pengawasan pada pemilu dan pemilihan serentak sebelumnya diantaranya lemahnya koordinasi, bimtek yang belum optimal, profesionalitas kerja serta etika penyelenggara itu sendiri. Hal seperti ini diharapkan tidak terulang kembali. Apa yang akan dilakukan oleh penyelenggara harus terkonsep dan tersusun dengan baik agar pesta demokrasi dapat terlaksana dengan suka cita.
Terakhir, dukungan pemangku kepentingan (stakeholder) untuk pemilu berintegritas adalah syarat mutlak agar terwujudnya kesuksesan penyelenggaraan dan juga kesuksesan keterpilihan. Dengan dukungan dari pemerintah, aparat penegak hukum, aparat keamanan, tokoh masyarakat, lembaga pemantau pemilu, non-governmental organization (NGO), Organisasi Masyarakat dan Kepemudaan seluruh elemen masyarakat maka pemilu dan pemilihan serentak 2024 yang berintegritas dan bermatabat akan dapat diwujudkan.
Kesiapan penyelenggaraan akan menghasilkan pemimpin dan wakil rakyat yang sesuai dengan harapan rakyat dan diharapkan dapat menjalankan amanah sebaik-baiknya demi kemajuan bangsa dan kesejahteraan masyarakat.
“Dengan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan tentu kita berharap pelaksanaan pemilu dan pemilihan serentak 2024 yang berintegritas dan bermartabat dapat terlaksana denga aman, damai dan zero konflik sehingga akan terpilih pemimpin-pemimpin terbaik bangsa serta wakil rakyat yang dapat mewujudkan Indonesia adil dan makmur,” pungkasnya.