Gencarkan Sosialisasi, Ardiyanto Berharap Ada Perwakilan Sumsel Pada Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI 2026
|
Palembang, Bawaslu Sumsel - Bawaslu Sumsel menggencarkan sosialisasi Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI Antar Perguruan Tinggi Se-Indonesia Tahun 2026. Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, Pendidikan, dan Pelatihan Bawaslu Sumsel, Ardiyanto, berharap ada perwakilan dari Provinsi Sumatera Selatan di Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI Tahun 2026 ini.
“Harapannya, dengan adanya perwakilan dari Provinsi Sumatera Selatan di Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu, adik-adik mahasiswa bukan hanya mengharumkan nama perguruan tinggi masing-masing, tetapi juga mengharumkan nama Provinsi Sumatera Selatan di kancah nasional,” ucap Ardiyanto saat memberikan sambutan dalam Sosialisasi Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI Antar Perguruan Tinggi Se-Indonesia Tahun 2026 di ruang rapat Bawaslu Sumsel, Senin (20/7/2026).
Ardiyanto melanjutkan, melalui kompetisi debat ini, Bawaslu merangkul civitas akademika untuk memperluas edukasi penegakan hukum pemilu. Selain menjadi sarana sosialisasi publik, ajang ini juga ditujukan untuk menyerap pemikiran kritis mahasiswa sebagai bahan pertimbangan bagi pengambil kebijakan.
Lebih lanjut, Ardiyanto juga menjelaskan bahwa kompetisi ini dapat diikuti oleh Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dari Fakultas Hukum, Syariah, atau FISIP dan Fakultas lain yang memiliki Prodi Ilmu Hukum atau Ilmu Sosial dan Politik. “Tahapan kompetisi terdiri dari eleminasi, regional, dan nasional,” kata Ardiyanto.
Terakhir, Ardiyanto menjelaskan bahwa melalui kompetisi debat ini, Bawaslu setidaknya mematok berapa target penting, diantaranya mengasah kejelian analisis mahasiswa terhadap isu-isu krusial hukum kepemiluan. “Mendorong tumbuhnya pengawas partisipasi yang kritis dan berbasis keilmuan di perguruan tinggi, dan menyerap ide-ide segar dari akademisi muda sebagai masukan perbaikan tata kelola kepemiluan ke depan,” tutupnya.
Sebagai informasi, kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Bagian Penindakan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Sumsel, Heriyanto; dan perwakilan mahasiswa dari Universitas Sriwijaya, Universitas PGRI Palembang, Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda Palembang, dan Universitas Kader Bangsa.