MELALUI PENGAWASAN PARTISIPATIF, KETERLIBATAN MASYARAKAT DORONG TERWUJUDNYA PEMILIHAN ADIL DAN BERSIH
|

Anggota Bawaslu Sumsel Massuryati saat menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif dengan tema Peran Masyarakat dalam Pengawasan Penyelenggaraan Pemilihan Serentak Tahun 2024 di Kabupaten Ogan Ilir di Hotel Beston Palembang, Jum’at (30/8/2024).
Palembang, Bawaslu Sumsel – Pengawasan partisipatif merupakan bagian dari manifestasi kedaulatan rakyat dalam penguatan partisipasi masyarakat dalam mengawal demokrasi. Dengan pengawasan partisipatif dalam kontestasi pemilihan kepala daerah menjadikan pemilihan yang berintegritas, mencegah terjadinya konflik, mendorong tingginya partisipasi publik, demokrasi berkualitas meningkat sehingga membentuk karakter dan kesadaran politik masyarakat.
Anggota Bawaslu Sumsel Massuryati mengatakan masyarakat harus terlibat aktif dalam pengawasan partisipatif. “Keterlibatan masyarakat dapat mendorong terwujudnya pemilu yang adil, bersih, transparan, dan berintegritas, memastikan hak politik seluruh masyarakat terlindungi, mendorong tingginya partisipasi semua elemen masyarakat, mendorong munculnya kepemimpinan politik yang sesuai aspirasi terbesar rakyat, juga meningkatkan kualitas demokrasi,” katanya saat menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif dengan tema Peran Masyarakat dalam Pengawasan Penyelenggaraan Pemilihan Serentak Tahun 2024 di Kabupaten Ogan Ilir di Hotel Beston Palembang, Jum’at (30/8/2024).
Tanpa adanya pengawasan pada pemilihan, sambungnya, akan menyebabkan hilangnya hak pilih, terjadinya politik uang, menyebabkan pemilihan yang tidak sesuai dengan aturan dan timbul gugatan hasil, mahalnya biaya politik, terjadinya pemungutan suara ulang, konflik antar pendukung calon, serta terjadinya manipulasi suara.
“Pentingnya pengawasan partisipatif untuk memastikan proses pemilihan berjalan dengan baik karena terbatasnya kemampuan dan kapasitas lembaga pengawas pemilu dalam mengawasi dimana luasnya wilayah kemudian kompleksitas pemilu dan pelanggaran semakin beragam,” katanya.
Terakhir, ia mengajak kerjasama dalam pola kolaborasi dan sinergi dengan seluruh lapisan masyarakat dan berbagai macam kelompok masyarakat untuk bersama-sama menumbuhkan kepedulian terhadap keterlibatan aktif dan berperan dalam mengembangkan pengawasan pemilu partisipatif.
Penulis : Rahmat Romadhan
Editor : Annisa Karimah
Foto: Humas Bawaslu Ogan Ilir