PKC PMII Sumsel Siap Bersinergi, Bawaslu Sambut Hangat
|
Palembang, Bawaslu Sumsel – Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Sumatera Selatan menerima audiensi dari Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Sumsel di kantor Bawaslu Sumsel, Kamis (21/5/2026). Pertemuan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus komitmen bersama untuk memperkuat pengawasan pemilu ke depan.
Dalam kesempatan itu, Ketua Kopri PKC PMII Sumsel menyampaikan kesiapan mereka untuk bersinergi dengan Bawaslu Sumsel. “Kami berterima kasih sudah diterima dengan baik. Harapan kami, sinergi ini bisa menjadi wadah bagi perempuan sekaligus mendukung proses demokrasi di pemilu mendatang,” ujar.
Plt Ketua Bawaslu Sumsel, Ahmad Naafi, menegaskan bahwa audiensi ini sangat bermanfaat bagi lembaga pengawas pemilu. “Silaturahmi dengan adik-adik mahasiswa ini penting, karena Bawaslu tengah menyiapkan rencana strategis 2025–2029. Fokusnya adalah penguatan kapasitas pengawasan yang lebih efektif, profesional, dan berintegritas, berdasarkan evaluasi dari pemilu serta pilkada serentak sebelumnya,” jelasnya.
Sarkani, anggota Bawaslu Sumsel, turut memberikan apresiasi atas inisiatif PKC PMII. Ia menekankan bahwa meski di luar tahapan pemilu, Bawaslu tetap memiliki agenda penting. “Kehadiran mahasiswa memberi warna dalam demokrasi. Namun, kita harus tetap menjaga netralitas dan memahami ruang konsesional agar pengawasan berjalan profesional,” katanya.
Senada dengan itu, Ardiyanto, anggota Bawaslu lainnya, mengingatkan agar mahasiswa mampu mengembangkan pola konsesional dalam berpendapat. Sementara Massuryati menekankan pentingnya transparansi. “Apa pun yang dikerjakan Bawaslu harus disampaikan ke publik. Prinsip kami, pantang pulang sebelum tayang, karena pengawasan harus terlihat nyata agar masyarakat tahu Bawaslu tidak pernah diam,” tegasnya.
Audiensi ditutup dengan harapan agar komunikasi antara Bawaslu dan PKC PMII Sumsel terus terjalin. Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat peran mahasiswa, khususnya perempuan, dalam menjaga demokrasi yang sehat dan berintegritas di Sumatera Selatan.