SKPP Dasar di Titik Muara Enim Diikuti 83 Peserta
|
Muara Enim, Bawaslu Sumsel – Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) Tingkat Dasar di Sumatera Selatan untuk titik Muara Enim dilaksanakan sejak Rabu (22/9/2021) hingga Jumat (24/9/2021). Sebanyak 83 peserta mengikuti SKPP yang terdiri dari 8 peserta dari Prabumulih, 21 peserta dari Lahat, dan 54 peserta dari Muara Enim.
Pj. Bupati Muara Enim Nasrun Umar berterima kasih karena telah memilih Muara Enim sebagai salah satu titik pelaksanaan SKPP di Sumatera Selatan. Pemerintah daerah mendukung dan menyambut baik atas diselenggarakannya program SKPP dalam upaya melibatkan masyarakat, khususnya generasi muda yang bersemangat dan cakap teknologi dalam pengawasan pemilihan atau pesta demokrasi di Indonesia.

Ia berharap, SKPP ini membawa ilmu yang bermanfaat untuk penyelenggaraan pemilu ke depan. “Semoga dengan terlaksananya SKPP ini maka mampu meningkatkan pemahaman dan wawasan masyarakat dalam pengawasan tahapan-tahapan pemilu maupun pilkada khususnya di Kabupaten Muara Enim tahun 2024 mendatang sehingga dapat terlaksana secara demokratis, jujur, adil, serta dengan suasana yang kondusif,” harap Nasrun.
Sementara Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Provinsi Sumatera Selatan Junaidi juga turut menyampaikan ucapan terima kasih terhadap Pemerintah Muara Enim yang telah turut mendukung penyelenggaraan SKPP di Muara Enim. “Terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah mendukung kegiatan ini. Sejatinya pengawasan Pemilu bukan peran utama dari Bawaslu akan tetapi dari seluruh pihak, mulai dari pemerintah hingga partisipasi dari masyarakat yang juga diutamakan,” jelasnya.
Anggota Bawaslu RI Rahmat Bagja yang membuka kegiatan ini secara resmi mengatakan, ide dasar dari SKPP ini adalah mempersiapkan kader-kader pengawas yang siap terjun ke masyarakat. “Kader-kader ini kelak bisa jadi pengawas, penyelenggara, politisi, atau juga masyarakat dengan pengetahuan keterampilan mengawasi demokrasi,” ujarnya.
Ia menuturkan, dalam penyelenggaraan pemilu dibutuhkan peran aktif dari kader-kader muda pengawas partisipatif dalam rangka mengawasi pesta demokrasi di Indonesia guna menciptakan Pemilu yang jujur dan adil.
Kegiatan SKPP ini dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan seluruh peserta telah dites negatif Covid-19.