YENLI AJAK MASYARAKAT AWASI PEMILU
|
Palembang, Bawaslu Sumsel - Ketua Bawaslu Sumsel Yenli Elmanoferi menyampaikan hasil Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024 yang dirilis pada 16 Desember 2022 oleh Bawaslu Republik Indonesia di hadapan ketua KPU Sumsel, Polda Sumsel, serta perwakilan partai politik dan insan pers. IKP sendiri adalah segala hal yang berpotensi mengganggu proses pemilu yang demokratis.

“Berdasarkan IKP Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024, provinsi Sumatera Selatan masuk dalam kategori rawan sedang dengan skor IKP 35,07. Sumsel sendiri tergabung bersama 20 provinsi lain pada kategori rawan sedang. Skor IKP tersebut didapat dari empat sub dimensi IKP yaitu konteks sosial dan politik, penyelenggaraan pemilu, kontestasi dan partisipasi,” ucap Yenli saat memberikan sambutan dalam launching Graha Pemilu yang diadakan oleh Harian Pagi Sumatera Ekspres senin (16/1).
“IKP menjadi basis untuk program pencegahan dan pengawasan tahapan pemilu dan pemilihan. Selain itu, IKP merupakan upaya Bawaslu dalam proyeksi dan deteksi dini terhadap potensi pelanggaran,” lanjut Dia.
Dalam IKP tersebut terdapat satu kabupaten yang masuk pada kategori rawan tinggi dan perlu mendapat perhatian khusus yaitu kabupaten Banyuasin. Berdasarkan pengalaman pemilu tahun 2019, di kabupaten Banyuasin terdapat beberapa kendala sehingga diadakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) dan Pemungutan Suara Susulan (PSS).

Yenli hadir pada peluncuran Graha Pemilu sekaligus menjadi narasumber dalam talkshow dengan tema “Pemilu Bersih, Penyelenggara Independen”. Kegiatan tersebut dihadiri GM Sumeks grup, Ketua KPU Sumsel beserta perwakilan dari delapan belas partai politik yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia sebagai partai peserta pemilu tahun 2024.
Yenli menyambut positif di-launching-nya Graha Pemilu, menurutnya ini akan bermanfaat bagi masyarakat untuk mengetahui update informasi terkait dengan tahapan penyelenggaraan pemilu. melalui Graha Pemilu Ia mengajak masyarakat untuk turut serta mengawasi penyelenggaraan tahapan pemilu dan pemilihan serentak tahun 2024.

“Bawaslu Sumsel menyambut baik upaya yang digagas oleh Sumatera Ekspres untuk membuat rubrik khusus pemilu yang diwujudkan dalam bentuk Graha Pemilu. Kesempatan ini perlu dimanfaatkan seluas-luasnya oleh partai politik untuk mensosialisasikan visi misi partai. Selain itu, inilah kesempatan bagi partai politik untuk dapat berperan dalam memberikan Pendidikan politik bagi masyarakat,” ujarnya
“Bagi masyarakat sendiri, dengan di-launching-nya Graha Pemilu tentu akan memudahkan untuk mengakses informasi seputar pemilu. Dan tentu Bawaslu berharap masyarakat yang telah teredukasi melalui Graha Pemilu juga dapat menjadi mata dan telinga Bawaslu untuk ikut serta mengawasi pelaksanaan tahapan pemilu,” ungkap Yenli.
GM Sumatera Ekspres Nurseri Marwah mengungkapkan tujuan di-launching-nya Graha Pemilu adalah memberikan ruang seluas-luasnya bagi partai politik untuk mensosialisasikan visi misi partainya, meskipun partai yang lolos merupakan partai-partai yang sudah dikenal oleh masyarakat.

“Launching Graha Pemilu 2024 merupakan peran serta media dalam upaya memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi partai politik untuk mensosialisasikan terkait dengan visi misi partai serta program kerja partai politik,” ungkap Nurseri.
Ia menambahkan Sumatera Ekspres saat ini sudah hybrid, selain cetak juga sudah ada sumateraekspres.bacakoran.co yang sudah online dan juga sudah ada Sumatera Ekspres ePaper / digital.sumeks.co.
Ketua KPU Sumsel Amrah Muslimin juga menyambut baik di-launching-nya Graha Pemilu, Ia memandang perlunya peyelenggara dan peserta pemilu wadah untuk mensosialisasikan baik visi misi partai ataupun dalam upaya memberikan informasi kepada publik.

“Penyelenggara dan peserta pemilu tentunya memerlukan wadah untuk memberikan literasi baik tentang partai politik, visi misi partai politik dan visi misi calon anggota legislatif, termasuk penyelenggara KPU dan Bawaslu juga memerlukan media sebagai alat untuk memberikan informasi kepada publik sekaligus memberikan literasi kepada pemilih” ujar Amrah.
Dengan diluncurkannya Graha Pemilu diharapkan baik penyelenggara maupun peserta pemilu dapat memanfaatkan seluas-luasnya kesempatan tersebut untuk menyampaikan informasi aktual kepada masyarakat.

Dalam upaya menciptakan pemilu bersih, tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi semua pihak, tidak hanya bagi penyelenggara saja yang dituntut untuk independen tetapi juga diharapkan kepada para peserta pemilu untuk tidak melakukan kecurangan agar pemilu bersih dapat diwujudkan sesuai dengan harapan bersama.
Editor : Muhammad Mizan Adil
Fotografer : Muhammad Mizan Adil
[Humas Bawaslu Sumsel]